KEANEKARAGAMAN BUDAYA INDONESIA
WAYANG GEDOG
Asal : Stedelijk Historisch Museum Surabaya
Menceritakan tentang epos PANJI, yaitu tentang peristiwa sekitar Kerajaan Jenggolo dan Kediri. Wayang Gedog berkembang pada masa perkembangan agama Islam di Jawa, diciptakan oleh Sunan GIRI. Peran utama dalam kisah ini adalah Inukertapati putera Raja dari Jenggala yang terlibat percintaan dengan puteri Raja Kediri, yang bernama Dewi Sekartaji. Kisaj ini di Jawa Timur dikenal denan cerita ANDE-ANDE LUMUT.
MINIATUR KUDA KENCAK
Asal : Stedelijk Historisch Museum Surabaya
Seni tradisional untuk pesta Khitanan di Lumajang dan sekitarnya. Kesenian Kuda Kencak dipentaskan hanya pada upacara adat Khitanan oleh masyarakat Lumajang, kemudian berkembang ke daerah sekitarnya, Pasuruan, Probolinggo dan Malang.
REYOG TULUNGAGUNG
Mengambil ceritera Legenda Gunung Kidul jaman Kerajaan Kediri. Penari Reog Tulungagung terdiri dari 6 orang, masing-masing membawa sebuah kendang kecil dan sekaligus sebagai penabuhnya seperti gong, kenong dan sroni. Menurut ceritera rakyat, timbul kesenian reog Tulungagung ini karena usaha JOTOSURO untuk menyunting DEWI SONGGOLANGIT ditolak.
Akhirnya terjadilah peperangan dan Kediri kalah, perwira-perwiranya ditahan si Sentono Gedog. Untuk mengalahkan Jotosuro Patih Kediri menyuruh Songgolangit pura-pura mau disunting Jotosuro dengan syarat minta dibuatkan SUMUR BANDUNG dipuncak Kelut.
Setalah sumur jadi, Dewi Songgolangit ingin melihat sumur tersebut dengan naik tandu, tetapi sebenarmya yang naik tandu adalah boneka yang persis Dewi Songgolangit. Dengan cara demikian tawanan-tawanana Kediri dibebaskan dan ikut mengawal
Pablo Software Solutions
Free Web Hosting